Laporan Kuartal Ketiga 2018 CoinGecko: Meskipun Tren Harga Turun, Volume Perdagangan Kripto Tidak Berubah

Platform pemeringkat koin dan bursa kripto, CoinGecko, baru-baru ini meluncurkan “CoinGecko Quarterly Report Q3 2018.” Dalam laporan kuartal ketiga 2018 yang mencakup bulan Juli, Agustus, dan September itu terungkap bahwa harga cryptocurrency dan kapitalisasi pasar mengalami lebih sedikit volatilitas dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Namun, meskipun tren harga turun, volume perdagangan terus berada pada level yang kurang lebih sama.

Catatan pendiri CoinGecko, Bobby Ong dan TM Lee, pada laporan itu mengungkapkan bahwa mereka menandai adanya peningkatan popularitas stablecoin (koin kripto yang dirancang memiliki nilai stabil atau volatilitas minimal), salah satunya Dai. Perusahaan di balik stablecoin Dai, Maker DAO, memperoleh investasi dari Andreessen Horowitz senilai US$ 15 juta, 6% dari total persediaannya. Stablecoin lain yang diregulasi (regulated stablecoins) diluncurkan pada kuartal ketiga ini, antara lain Gemini USD dan Paxos Standard.

Ong dan Lee juga memberikatan catatan bahwa harga koin Etherum ETH mengalami penurunan pada kuartal ini, yang mungkin disebabkan ada pelambatan secara signifikan dalam peluncuran ICO (Initial Coin Offering).

Bagian lain laporan itu mengungkapkan bahwa kuartal yang lalu menunjukkan tren penurunan harga dan kapitalisasi pasar, namun kondisi itu mendorong terjadinya peningkatan volume perdagangan secara bertahap.

Dalam satu tahun terakhir, Oktober 2017 hingga September 2018, lima koin terbesar (Top-5) menghasilkan pengembalian (return) positif, kecuali ETH minus 22%. Empat koin terbesar yang memberi hasil positif adalah BTC 52%, XRP 186%, BCH 28%, dan EOS 708%.

Dokumen laporan kuartal ketiga 2018 CoinGecko yang lengkap dalam bahasa Indonesia dapat diunduh dari http://bit.ly/coingeckoQ32018-ID. Dokumen dalam bahasa Inggris tersedia di http://bit.ly/coingeckoQ32018.

Sumber: CoinGeckco.com

The post Laporan Kuartal Ketiga 2018 CoinGecko: Meskipun Tren Harga Turun, Volume Perdagangan Kripto Tidak Berubah appeared first on CoinDaily.

Source: CoinDaily.co.id

Roadshow Lyfe Pengenalan Blockchain dan Aset Digital Akan Hadir di Surabaya 19 November 2018

Kota pertama dari enam kota yang akan dikunjungi Lyfe RoadshowIntro to Blockchain and Digital Asset” adalah Surabaya. Empat narasumber akan hadir di Kota Pahlawan itu, yakni Indra Darmawan, CEO Lyfe, Vincentia Olga, Marketing Manager Tokenomy, Lawrence Samantha, CEO Honest Mining, dan Nindya Rahmanita, Business Development Manager Indodax.

Dalam rilis yang diterima CoinDaily, manajemen Lyfe mengungkapkan latar belakang mengadakan roadshow, “Masyarakat modern sedang berubah. Seiring dengan itu model bisnis juga berubah dan peluang baru muncul dalam realitas digital. Kita dapat mengatakan bahwa Blockchain adalah salah satu peluang terpenting selama satu dekade terakhir. Ketika berbicara tentang teknologi Blockchain, bagi kebanyakan orang akan merujuk ke cryptocurrency sebagai aset digital yang menyediakan media pertukaran terdesentralisasi menggunakan kriptografi untuk memfasilitasi transaksi.”

Acara akan diadakan di Satu Atap Coworking Space Surabaya, Senin 19 November 2018 pukul 18.00-21.00 WIB. Panitia menyediakan 3.000 koin Lyfe secara gratis. Anda berminat hadir? Silakan mendaftar melalui bit.ly/Roadshowlyfesurabaya

The post Roadshow Lyfe Pengenalan Blockchain dan Aset Digital Akan Hadir di Surabaya 19 November 2018 appeared first on CoinDaily.

Source: CoinDaily.co.id

Bitcoin US$ 618 Juta Dipindahkan dari Wallet ke Wallet Tidak Dikenal di Bursa Binance

Perpindahan dalam jumlah besar Bitcoin (BTC) di bursa Binance, dari dompet satu ke dompet lain yang tidak dikenal, dilaporkan pengguna twitter BitcoinWhale Watch pada 15 November 2018.

Dilansir dari Zycrypto.com, rincian transaksi menunjukkan bahwa 109.234,33 BTC (US$ 618) dipindahkan sekitar pukul 06:38:50 pada 15 November 2018. Pada saat penulisan berita ini, masih belum jelas siapa yang memiliki dompet dingin (cold wallets) tersebut di Binance atau alamat yang menerima Bitcoin.

Kasus itu terjadi di saat nilai BTC turun hampir US$ 800 dalam 24 jam terakhir, sementara pasar kripto secara umum juga merosot US$ 15 miliar dalam periode ini.

Komunitas kripto di Twitter mencoba memberikan alasan mengapa volume BTC seperti itu dipindahkan dari bursa kripto terbesar di dunia Binance.

Seorang pengguna twitter Zafer Erel memberikan pendapat terbaik tentang pergerakan koin itu dengan menyatakan bahwa pihak Binance yang memindahkan volume besar BTC yang disimpan di platformnya ke penyimpanan dingin (cold storage).

Pengguna lain menduga ada seseorang yang membeli Bitcoin dengan diskon dari Binance untuk mendapatkan keuntungan investasi ketika terjadi rebound pasar.

CEO Binance Zhao Changpeng telah mengonfirmasi melalui akun twitter-nya bahwa transfer besar itu terjadi dari dan ke dompet dingin (cold wallet) Binance.

Sumber: zycrypto.com

The post Bitcoin US$ 618 Juta Dipindahkan dari Wallet ke Wallet Tidak Dikenal di Bursa Binance appeared first on CoinDaily.

Source: CoinDaily.co.id

Jatuhnya Harga pada 14 November 2018 Jadi Bencana Dunia Kripto

Harga sebagian besar mata uang kripto utama jatuh 9-18% pada 14 November 2018. Serangan pelemahan harga (bear attack) ini membuat banyak investor dan pakar kripto terkejut. Mereka mengharapkan perolehan yang stabil, jika tidak naik signifikan.

Dilansir dari btcwires.com, penyebab utama dari kejatuhan itu diyakini menjadi pergumulan untuk memecah Bitcoin Cash (BCH) ke Bitcoin SV (Satoshi Version) dan Bitcoin ABC (Adjustable Blocksize Cap).

Ada dua pihak terlibat, Craig Wright yang pemimpin Bitcoin SV dan Jihan Hu yang ingin Bitcoin ABC menjadi mainstream. Perang kata-kata antara dua komunitas dan saling menyerang dengan pendapat masing-masing telah memicu reaksi berantai, yang mengarah pada foya-foya penjualan.

Secara umum, hasil Hard Fork berupa keuntungan moneter. Namun dalam hal ini, semuanya menjadi kacau. Perang dingin verbal antara keduanya membuat para investor sedikit gelisah, dan karena ketidakpastian, mereka mungkin mulai menjual sahamnya karena Fork tersebut.

Setelah penurunan harga, muncul berbagai reaksi dari dunia kripto. Beberapa orang terkejut, sementara beberapa orang menepisnya sebagai hari yang buruk, sementara sekelompok yang lain sibuk menyingkirkan semua mata uang mereka.

Seorang pengguna Reddit menulis, “Saya telah memasukkan semua cryptocurrency saya ke dalam wallet dan membekukannya. Saya akan melihatnya setelah beberapa tahun, agar saya tidak stres.”

Apa yang dirasakan para ahli tentang penurunan harga? Penurunan tiba-tiba membuat semua orang mencari ahli dan mendapatkan wawasan tentang kemungkinan penyebab kejatuhan. Brian Kelly, pendiri dan CEO BKCM, tidak terlalu peduli dengan harga dan percaya tidak ada yang keluar dari kebiasaan dunia kripto.

Selama wawancara dengan CNBC, Kelly merujuk pendapat para ahli lain yang mengatakan bahwa penurunan harga itu hanya sementara. Kelly juga percaya bahwa kata-kata buruk dari mulut ke mulut di kalangan komunitas BCH mengenai Hard Fork adalah salah satu alasan besar penurunan.

Seorang ahli lain mencatat bahwa tahun lalu, sebelum lonjakan harga kripto yang membuat investor Bitcoin bertambah kaya berlipat ganda, terjadi penurunan tajam harga. Jadi, seseorang harus mempertimbangkan segalanya sebelum menyerah. Di sisi lain, jika kejatuhan ini terjadi karena konflik Hash antara CoinGeek dan BCH maka penurunan mungkin berlanjut selama beberapa minggu lagi.

Sumber: btcwires.com

The post Jatuhnya Harga pada 14 November 2018 Jadi Bencana Dunia Kripto appeared first on CoinDaily.

Source: CoinDaily.co.id