Bitcoin Halal Sesuai Syariat Islam

Hasil Studi: Bitcoin Halal Sesuai Syariat Islam

islamidia.com / admin94 / 17 menit yang lalu

Sebuah hasil studi menyebutkan, Bitcoin sesuai syariat Islam. Hasil studi ini membuka potensi pasar Bitcoin lebih luas menjangkau 1,6 miliar Muslim di seluruh dunia.

Studi yang dilakukan oleh Muhammad Abu-Bakar dari Blossom Finance di Indonesia, fokus meneliti apakah Bitcoin dan cryptocurrency lainnya sesuai dengan definisi uang dalam syariat Islam.

Hasil penelitian tersebut lantas mendongkrak nilai tukar Bitcoin hingga USD 1.000 dalam kurun satu jam saja setelah hasil studi dirilis.

“Sejumlah fatwa yang dikeluarkan lembaga muslim ternama memberikan opini yang tidak lengkap dan kontradiktif terkait topik ini,” kata CEO Blossom Finance Matthew Martin menyebut latar belakang dilakukannya studi tersebut oleh lembaganya.

“Dengan semua kebingungan di luar sana, kami ingin menawarkan panduan jelas yang didukung oleh riset lengkap yang akan berguna baik bagi masyakat umum maupun para praktisi di bidang finansial syariah” sambungnya, seperti dikutip dari The Independent, Sabtu (14/4/2018).

Penelitian ini juga merujuk pada fakta bahwa Bitcoin sudah diakui sebagai mata uang legal di Jerman, dan karenanya memenuhi syarat halal di negara tersebut.

“Bitcoin diizinkan karena dinilai berharga dalam perdagangan global dan diterima sebagai pembayaran di berbagai merchant atau pedagang,” tulis studi tersebut.

Melalui situs dan akun Twitternya, Blossom Finance mempublikasikan hasil studinya ini agar bisa diakses publik.

“I’ve had so many people ask me ‘Is Bitcoin halal or haram?’, and the honest answer is ‘it depends’. Bitcoin is not just a currency, but it’s also a transaction and payment network. And blockchain itself is a technology with wide ranging applications” said Blossom CEO Matthew J.

— Blossom Finance (@blossom_finance) April 12, 2018

Sumber:

https://inet.detik.com/law-and-policy/d-3971612/hasil-studi-bitcoin-halal-sesuai-syariat-islam

Seminar bitcoin di Denpasar, BALI

Saatnya miliki Bisnis KERJA Cerdas, bukan KERJA KERAS

💲Bisnisnya riil….Yaitu Punya mesin pencetak uang (legal)
💲Sudah 4 th betjalan..
💲Gak usah ngapa2in dpt uang tiap hari…
💲Gak usah ajak2 orng..
💲Bukan money game, apalagi ponzi….
💲Keuntungan 100% sd 500% per tahun dr modal………

Mau tau aja apa mau tau banget?

DATANG YUK ..
HARI ; SELASA
TGL ; 3 APRIL 2018
JAM ; 16.00 – END
TEMPAT : HOTEL IBIS, Teuku Umar 183 Denpasar

INFO : 0857-1617-5777

GRATISSS……………………………………..……………………..……….
SAATNYA KERJA CERDAS……BUKAN KERJA KERAS…..

https://www.facebook.com/events/2093938460829586/

Sempat Tolak Bitcoin, BI Kaji Penerbitan Mata Uang Digital

Jakarta, CNN Indonesia — Bank Indonesia mengaku sedang mengkaji penggunaan teknologi pencatatan transaksi terintegrasi modern (blockchain), termasuk mengkaji untuk menerbitkan mata uang digital bank sentral (central bank digital currency/CBDC) untuk sistem pembayaran domestik.

Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Onny Widjanarko seperti dikutip dari Antara, Senin (29/1), mengatakan kajian itu masih dalam tahap awal.

Sejauh ini, kata Onny, bank sentral masih mengkalkulasi dampak dan upaya mitigasi risikonya jika kebijakan tersebut diterapkan. BI belum memiliki peta waktu untuk menguji coba penerapan mata uang digital bank sentral.

“Belum ada rencana mau uji coba atau menerapkan. Kajian harus matang dahulu tentunya,” kata Onny.

Bank Sentral negara-negara lain pun saat ini sedang mengkaji penggunaan blockchain dan mata uang digital bank sentral.

Onny mengatakan kajian yang dilakukan BI juga akan melingkupi sektor-sektor tertentu yang akan difasilitasi penggunaan blockchain dan mata uang digital tersebut.

“Kita masih mendalami kelebihan dan kekurangannya, dan bila diterapkan yang paling aman dan efisien ditransaksi di sektor apa? Ini sedang didalami,” ujar dia.

Teknologi blockchain merupakan teknologi dasar untuk beroperasinya mata uang digital. Saat ini, mata uang virtual yang diterbitkan swasta seperti Bitcoin, Etherum dan Ripple, juga menggunakan blockchain.

Mulai mencuatnya penggunaan teknologi blockchain, termasuk produknya seperti mata uang digital karena alasan efisiensi dan efektivitas di sistem pembayaran.

Gubernur Bank Sentral Afrika Selatan Lesetja Kganyago yang juga Ketua Komite Moneter dan Keuangan Internasional Dana Moneter Internasional (IMFC) termasuk pimpinan bank sentral yang berpandangan untuk membuka peluang diterbitkannya mata uang digital bank sentral.

Kganyago mengatakan ketika dulu orang percaya pada catatan fisik perbankan, maka saat ini tidak ada alasan bagi bank sentral untuk tidak dapat berpikir terkait menerbitkan mata uang digital.

“Tidak ada alasan kenala bank sentral tidak mulai memikirkan tentang mata uang digital. Sama ketika dulu mereka percaya saat bank sentral membuat catatan fisik keuangan,” kata Kganyago seperti dilansir di laman resmi Dana Moneter Internasional (IMF). (Antara)

Welcome

Welcome

Selamat datang di BITCOIN KLUB INDONESIA. Komunitas yg bertujuan meraih kebebasan finansial dengan bisnis bitcoin (Investing, Mining & Trading).

Apa itu bitcon ? Secara singkat bisa dijelaskan sbb:

BITCOIN adalah sebuah obyek investasi (seperti emas, properti dsb) yg berupa asset digital. Dimana bitcoin berpotensi mengalami tingkat pertumbuhan profit paling tinggi diantara semua produk investasi.

Kami menyediakan layanan kemitraan dalam usaha menambang BitCoin dengan sistem bagi hasil proporsional.

MOTTO:

Modal (resiko) minimal, mendapatkan hasil maksimal.

Hanya dengan Rp.500.000 per paket Hak Usaha. Anda sudah bisa mendapatkan Pasif Income selamanya…

3 Langkah mudah untuk bermitra dengan Bitcoin Klub Indonesia
  1. Mendaftar/bergabung
  2. Lakukan deposit pada salah satu rekening
  3. Konfirmasi kepada kami

 

Proyek penambangan ini di dukung oleh BitClub Network. Lebih detailnya…, silakan kunjungi laman di bawah ini:

http://id.bitclub.network/fxprofitsmaster

Bitclub landing page